Monday, 12 June 2017

Tips Dan Obat Sakit Perut Saat Haid

Sebenarnya nyeri saat haid merupakan hal yang lumrah dialami oleh seorang perempuan. Hanya saja jika hal tersebut sudah mengganggu aktivitas dan kehidupan sehari-hari, maka perlu mendapatkan perhatian.

Nyeri saat haid bisa dibedakan menjadi 2 macam, yaitu nyeri primer dan nyeri sekunder.

Nyeri haid primer adalah nyeri haid yang tidak berhubungan dengan kelainan patologis yang berasal dari panggul dan organ di dalamnya. Biasanya nyeri ini terjadi 2 sampai 3 tahun setelah haid pertama dan mencapai puncaknya saat perempuan menginjak usia 15 sampai 25 tahun.

Nyeri haid sekunder adalah nyeri haid yang memiliki dengan kelainan yang berasal dari panggul dan organ di dalamnya. Biasanya nyeri haid sekunder terjadi 2 hari atau lebih sebelum haid dimulai dan rasa nyeri akan semakin hebat saat haid, lalu menghilang 2 hari atau lebih setelah haid berhenti.

Penyebab terjadinya nyeri haid ini belum di ketahui dengan pasti,tapi ada penyebab umum dari nyeri haid ini di sebabkan karena kondisi pisikologis wanita yang belum melahirkan atau sebut saja remaja yang dimana leher rahimnya itu masih sempit sehingga saat menstruasi uterus harus berkontraksi kuat dengan darah haid yang akan di keluarkan dan dengan timbulnya rasa sakit


Kompres hangat
Saat nyeri haid, hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengompres hangat, taruh air hangat ( panas bisa di atur sesuai selera) di dalam botol lalu letakkan di bagian perut yang sakit. Tekhnik ini merupakan tekhnik relaksasi untuk mengatasi nyeri.

Mengkonsumsi Minuman Hangat
Mengkonsumsi minuman hangat cukup ampuh dan sudah banyak yang mencobanya. Kamu bisa mencoba untuk meminum minuman hangat atau makanan hangat seperti jahe hangat atau sup hangat.

Pijatan Lembut Perut Bagian Bawah
Pijatlah perut bagian bawah kamu secara ringan dan lembut. Hal ini dapat meredakan rasa nyeri yang kamu alami, kemudian usap-usap mengunakan telapak tangan secara perlahan dibagian bawah perut kamu.

Baring  baring / Tidur Tiduran
Hal ini juga bisa kamu coba, tidur-tiduranlah dan cari posisi tidur kamu senyaman mungkin dan tariklah nafas secara perlahan kemudian hembuskan secara perlahan juga.

Pisang
Pisang mampu mengurangi nyeri saat haid, perbanyak konsumsi pisang menjelang hari – hai akan datang bulan. Hal ini dapat membantu mengurangi rasa nyeri pada saat haid.

Diet
Diet yang dimaksud di sini bukan diet yang mengatur pola makan agar mendapatkan berat badan yang ideal, diet di sini lebih ditujukan pada pengaturan pola makan. Saat sedang haid usahakan untuk tidak mengkonsumsi makanan maupun minuman yang mengandung cafein, alkoho, gula dan soda. Saat haid perbanyak konsumsi buah terlebih yang banyak mengandung magnesium, kalsium dan zinc.

Kunyit
Untuk membuat jamu kunyit asam cukup mudah siapkan beberapa ruas kunyit, jahe,dan kencur kemudian parut dan peras ambil bagian sarinya dan rebus, campurkan asam jawa dan gula merah. Kemudian rebus hingga mendidih dan angkat. Dinginkan sejenak minum selagi hangat. Anda dapat mengkonsumsi minuman tersebut 2 kali dalam sehari. 

Mengkonsumsi Makanan Zat Besi
Mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi sangat membantu khususnya bagi anda yang memiliki kendala saat menstruasi. Wanita yang memiliki tekanan darah rendah atau anemia akan lebih rentan mengalami nyeri saat haid. Untuk mengantisipasi hal tersebut mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi dapat menjadi solusinya. Makanan yang mengandung zat besi diantaranya adalah sayur bayam, kacang-kacangan, anda juga dapat mengkonsumsi ubi rambat merah karena ubi tersebut memilki kadar zat besi yang cukup tinggi. 


Tag Search :
obat sakit perut saat haid,obat sakit perut saat haid,obat sakit perut saat haidh,obat sakit perut saat haid alami,obat herbal sakit perut saat haid,tips obat sakit perut saat haid,obat nyeri perut saat menstruasi,obat untuk menghilangkan sakit perut saat haid,obat tradisional sakit perut saat datang bulan,obat penghilang sakit perut saat menstruasi,obat pereda sakit perut saat menstruasi

BlogTersehat

BlogTersehat Adalah Sebuah Blog yang Berisi Artikel Serta Referensi Seputar Kesehatan

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top